A-rang.info

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Standding in the middle of the road is very dangerous, you get knocked down by the traffic from both sides. (Margaret Thatcher)
Home My Diary My Archieve: My Wonderful Past

My Archieve: My Wonderful Past

E-mail Print PDF

Di sela-sela kesibukkan ini, aku sempatkan untuk menulis blog aja.

Mumpung lagi nunggu laptop satunya di charge.

Kali ini saya mau menuliskan tentang hal-hal yang berhasil mengubah hidup saya menjadi lebih baik.

Sampai umur saya 22 tahun ini, ada 3 hal yang paling penting:

 

Poin pertama: BETWEEN TWO CHOICES, BE GOOD OR BE BAD?

Saat kuliah semester 1, di mana saat itu (kurun waktu saya SMP dan SMA) keluarga saya sangat berantakan, tiap hari hanya terdengar suara pertengkaran dan semacamnya. Mungkin saking jengkelnya, saya juga pernah birpikir untuk mengakhiri hidup saja saat itu.... But that's a history. Berkali-kali mencari pencerahan dan mendapat nasehat, tapi sama sekali tidak ada yang bisa  mengubah pendirianku. Saat-saat itu I very very hate my father. Yup, Ayah, yang seharusnya menjadi suatu pedoman dan panutan, bagi saya tidak, sama sekali tidak ada yang baik dalam tingkah lakunya saat itu, bahkan saya rasa sangat memalukan. Mungkin tak perlu saya ceritakan detailnya, biarlah hanya jadi kenangan buruk. But thx to Retret KMK, waktu itu saya benar-benar tersentuh saat ikut retret pertama di STTS, and I was changed...

Satu cerita yang menyentuh saya saat itu,

 

Ada seorang ayah, yang tiap hari kerjaannya hanya mabuk, menyakiti orang dan istrinya, juga anak-anaknya.

hampir tiap hari ia memukuli istrinya dan pulang dalam keadaan mabuk tiap malam, kerjaannya pun hanya menjadi preman di pasar. Ia memiliki dua orang putra. Kedua puteranya menyaksikan kelakuan ayahnya setiap hari.

Beberapa tahun kemudian, anak pertama berubah menjadi seorang preman, kasar, persis seperti ayahnya. Sedangkan anak kedua, menjadi anak yang baik, yang bertolak belakang dengan sikap ayahnya.

Ketika ditanya, kenapa anak pertama menjadi sangat kasar, ia menjawab bahwa ia setiap hari melihat tingkah laku ayahnya, dan ia meniru perbuatan ayahnya itu karena ia anggap sebagai panutan dan sekaligus ungkapan rasa kesal yang ia terima.

Anak kedua ditanyai hal yang sama, dan ia menjawab bahwa ia menjadi baik juga karena ayahnya, ia tidak mau kejadian seperti yang dialaminya saat kecil berulang kepada orang lain. Oleh karena itu, ia selalu berusaha menjadi yang terbaik.

 

Yup, kira2 itu ceritanya.

Dalam hidup, entah anda perhatian atau tidak, kita selalu dihadapkan dengan dua pilihan, dan Tuhan selalu memberikan kita kebebasan untuk memilih. Tidak ada yang pernah melarang kita berbuat jahat atau baik. Itu adalah niat dari diri kita sendiri untuk melakukannya. Dan saat itu aku berjanji, untuk selalu menjadi orang yang baik, sehingga berguna bagi orang lain :)

 

Poin kedua: START LISTENING TO MY HEART

Saat ikut MLM pertama kali, sebelumnya saya ini memang penggemar buku, tapi hanya sebatas novel dan komik(hahaha). Tapi semenjak bergabung dengan MLM tadi, saya sering diajak ikut training dan seminar, akhirnya banyak motivasi-motivasi yang saya dapatkan dalam setiap pelajarannya. Yang ujung-ujungnya, membuat saya menyukai buku-buku tentang pengembangan diri dan motivasi. Banyak tindakan dan cara berpikir saya yang berubah seiring dengan banyaknya saya membaca buku, saat itu hampir tiap saya mampir ke toko buku, selalu membawa pulang minimal sebuah buku untuk dibaca. Namun sayang, jiwa saya mengatakan saya tidak cocok di MLM, karena setiap saya memotivasi untuk positif, namun di hati berasa tidak enak. Dan saya sudah memutuskan untuk mendengarkan kata hati saya mulai saat itu, apapun yang hati saya sukai, saya lakukan, dan apapun yang tidak mengenakan hati saya, tidak akan saya lakukan.

 

Poin ketiga: FIRST LOVE NEVER DIES, BUT LAST LOVE IS THE BEST

Ini kejadian yang paling fresh di antara semuanya. Entah kenapa, tangan dan mulut ini gatel untuk menembak seorang cewek saat itu. Padahal aku sudah bertekad untuk meniti karier dulu, baru memikirkan pasangan setelahnya. Tapi yang namanya perasaan memang tidak bisa dipendam, dan karena saat itu kata hatiku bilang untuk memilihnya saat itu. Maka aku turuti saja kemauannya. Dan akhirnya, that's the happiest moment I ever had. Saat-saat berdua dengannya, memang saat paling indah dan menyenangkan. Meskipun akhirnya kita putus karena dia tidak merasa cocok, but that's no problem. Saya sangat bersyukur bisa merasakan hal-hal tersebut, saya sudah merasakan cinta, meski bukan cinta yang terbaik. Gara-gara yang namanya cinta, saya berubah, bahkan saya terheran-heran, Saya, Febtry Sammuel, tidak pernah merasakan kecewa, takut kehilangan, rasa sayang sebesar itu sebelumnya, bahkan kalau dipikir-pikir, banyak hal bodoh yang telah aku lakukan yang kalau menurutku ndak worthed dilakukan. But that's love. It can change everything and make you blind. Hmmm, yup, thanks untuk pengalaman cintaku. Aku menjadi semakin tegar dan dewasa. Dan aku sadar setiap ada awal pasti ada akhir, setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan. Seperti halnya persinggahan hidup kita di dunia yang fana ini. God, I'll do my best, until I come back to Your Hand.

 

That's all, itu adalah poin-poin terpernting dalam hidupku sampai saat ini. Mungkin beberapa tahun yang akan datang bisa kau tambahkan :)

Jikalau ada yang baca juga, semoga bermanfaat bagi Anda.

 

Terima kasih Tuhan, atas segala karunia, dan pengalaman yang telah Kau berikan dalam hidupku.

Aku bersyukur bisa menikmatinya, dan selalu Kau tuntun ke jalan yang benar sehingga tak pernah salah arah.

Aku hanya berharap agar aku bisa menjadi seorang yang baik dan berguna bagi orang lain, yang mana adalah tujuan aku dilahirkan ke dunia ini.

Pakailah aku Tuhan, karena jikalau Engkau yang memakai dan aku sebagai alatMu, pasti pekerjaanku menjadi luar biasa.

Biarlah aku menjadi terang bagi sesamaku dan selalu ingat akan semua pengalamanku, sehingga tak pernah terperosok dalam lubang yang sama. Dan jikalau aku salah arah, jewerlah aku dan tuntunlah aku ke jalan yang benar. Amin.

Comments (0)
Write comment
Your Contact Details:
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow: